- Mencantumkan pranala blog di kartu nama, di bagian tanda tangan e-mail, di milis (dengan resiko dianggap spam).
- Memberitahukan pranala blog pada teman, rekan kerja, kalau perlu kepada setiap orang yang dikenal atau baru kenal pun boleh. Tentunya diberi embel-embel: “Sering-sering kunjungi blogku ya”

- Membuat postingan yang bermutu, berisi informasi yang sekiranya banyak diminati orang.
- Mengikuti komunitas-komunitas blogger.
- Banyak mengunjungi dan meninggalkan komentar (tentunya dengan identitas pranala blog anda) pada blog-blog lain.
- Mencetak stiker bertuliskan pranala blog untuk ditempel di bodi mobil, motor, kaca depan rumah (hihihi… boleh aja kan).
- Mengiklankan blog di media massa
(ini sih biasanya untuk blog yang pemiliknya berorientasi bisnis, pendidikan, sosial, politis. Blog pribadi lazimnya jarang sekali yang diiklankan, kecuali pemiliknya adalah seorang tokoh terkenal / selebriti).
Apakah anda akan menjawab, “Baca blog-ku aja deh” apabila ada seseorang-tak-peduli-siapa yang menanyakan kabar / aktivitas anda saat ini?
Jawabannya tentu terserah anda.
‘Demam’ blog memang telah merasuki sebagian masyarakat Indonesia, utamanya masyarakat pengguna teknologi informasi dan sepertinya lebih banyak yang termasuk generasi muda (usia di bawah 40 tahun). Namun bagi sebagian yang belum mengenal blog, mungkin blog memang belum menjadi bagian gaya hidup mereka. Wajar saja. Tidak perlu memaksakan seseorang harus punya blog. Tidak semua orang suka nge-blog, bukan?
Untuk teman-teman dan/atau kerabat saya yang belum mempunyai blog, dan jarang mengakses internet. Ketika mereka menanyakan kabar saya melalui ponsel misalnya, tentunya akan saya jawab melalui ponsel itu juga. Atau bila berbicara lisan, ya langsung dijawab dengan cerita lisan pula.
Untuk relasi / kenalan yang bersifat resmi, misalnya bos / klien proyek, saya akan menjawab pertanyaan dengan media komunikasi yang sama dengan mereka.
Untuk orang yang saya sayangi (ehm..), saya menggunakan media komunikasi yang bervariasi, bila ditanya via ponsel ya jawab via ponsel, tanya via messenger ya jawab juga di messenger, dan seterusnya.
Apabila kita terlalu fokus pada promosi blog kita ke setiap orang, bagaimana dengan hubungan interpersonal? Menurut saya, tidak semua hubungan interpersonal dapat dicapai dengan komunikasi melalui blog. Silaturahmi, keramahtamahan, senyum yang tersungging, kemarahan, omelan, canda tawa, semua ekspresi manusia seyogyanya sesuai dengan konteks tempat, waktu, dan dengan siapa kita berkomunikasi.
Membaca blog saya bukanlah suatu keharusan bagi orang lain. Mau baca ya silakan, engga ya monggo saja. Tidak semua ‘dunia’ / komunitas dapat kita paksakan untuk goes to blog. Mari kita gunakan blog dengan bijak, masih ada ‘dunia di luar sana’ yang belum memerlukan kehadiran blog, melainkan kehadiran media komunikasi yang lain.
February 16th, 2008 at 8:08 am
ya yah saya juga setuju seh, kalo orang tanya apa kabar trus qta menjawab spy mrk baca blog qta gitu kesannya mmg kurang sopan gemanaaaa gitu. memang ada orang2 diluar sana yg tidak peduli ama blog heheh
tapi aku akan baca blogmu.
February 16th, 2008 at 8:26 am
Hehe, saya sempet juga sih sampai begini…
Teman: “Don, apa kabar lu? lagi sibuk apa sekarang?”
Donny: “Ah, lu…nggak pernah baca blog gua apa?”
Haha. Pede banget ya? sok penting gitu baca-baca blog saya
February 16th, 2008 at 8:58 am
ow caranya gitu toh ?
February 17th, 2008 at 4:55 pm
yang penting tetep nulis di blog
, ada yang baca ya sukur gak ada yang baca ya nasib, hehehehehe
February 17th, 2008 at 6:17 pm
cakeeeppppp….!! Ndra, boleh gak gue posting artikel ini di ayongeblog? .. tentu dengan link rujukan ke blog elo lah..
February 17th, 2008 at 7:51 pm
angkut pak rane angkut he he he
February 17th, 2008 at 11:30 pm
dapet royalti nggak ?
February 18th, 2008 at 8:47 am
@iin: huks huks…jadi terharu…hehehe.. trims.
@Donny:
boljug tuh.. pede adalah sebagian dari iman…betooll?
@Veta: hei..ini bukan tutorial lho..
@Harry: setuju…
>
@JaF: waahh tentu sahaja boleh banget pak..
jadi tersanjung saya…
@abahoryza: woi..apaan neh
emangnya pasir diangkut..
@redha: hehehe… royaltinya dikasih sendok-bengkok ama pak Rane..
February 19th, 2008 at 12:05 pm
“Menurut saya, tidak semua hubungan interpersonal dapat dicapai dengan komunikasi melalui blog. Silaturahmi, keramahtamahan, senyum yang tersungging, kemarahan, omelan, canda tawa, semua ekspresi manusia seyogyanya sesuai dengan konteks tempat, waktu, dan dengan siapa kita berkomunikasi.”
oleh karena ituh, sodaraku, berkopdarlah..
**At-Tika ayat 205**
February 19th, 2008 at 12:08 pm
[...] nulis ini tiba-tiba saja muncul. Merasa disindir, merasa dicubit oleh tulisan Andra. “Baca Blogku Aja“. Kalau mereka yang nge-blog bisa dengan bangga mengatakan itu, lalu apa yang saya harus [...]
February 19th, 2008 at 1:10 pm
@tikabanget: sorry Tika, that’s not my point here. Kopdar hanya salah satu ajang ketemuan bagi SESAMA blogger. Yang saya tuliskan di postingan ini adalah, komunikasi antara blogger dan non-blogger, misalkan dengan orang yang lebih tua / yg selayaknya dihormati, dengan saudara/kerabat, apakah dengan serta merta blog dapat menggantikan alat komunikasi interpersonal gitu. Apakah cukup sopan dengan menjawab “baca blog-ku saja” ketika seseorang menanyakan kabar/aktivitas kita?
Disini ETIKA yang lebih berperan. Saya juga tau kalo kopdar itu ajang ketemuan blogger yg kebanyakan belum pernah bertemu di dunia nyata. Tapi kayaknya kamu belum mudeng maksud yg terkandung di postingan saya ini deh
thanks anyway
February 19th, 2008 at 1:25 pm
gunakan blog denga bijak…setuju banged…
walalupun sebenarnya blog tuh saia akuin bnyak manfaatnya tuk diri kita dan orang lain,…tapi untuk memaksakan ngeblog bagi orang yang ga suka tuh salah banget…
salam kenal
kunjungi jga blog saia…
February 19th, 2008 at 4:25 pm
Gunakan AdSense di Blog dengan bijak
**mlayuuuuu**
February 19th, 2008 at 9:18 pm
Thanx a lot for you Andra…

salam kenal ya..
klo gitu, kunjungi blog ku juga dong..he..he..
February 20th, 2008 at 3:44 pm
salam kenal,
langsung aja gw implementasikan apa yg baru gw baca di atas, so kunjungi blog gw yach
March 1st, 2008 at 11:05 am
[...] ini bisa meniru pak Budi, bisa terus menulis & membaca blog2 Anda semuanya, tidak hanya ‘membaca blog ku saja’, seperti ditulis mas Andra. Kadang apa2 yg orang lain tulis di blog bs jadi inspirasi saya di [...]
March 1st, 2008 at 11:06 am
[...] ini bisa meniru pak Budi, bisa terus menulis & membaca blog2 Anda semuanya, tidak hanya ‘membaca blog ku saja’, seperti ditulis mas Andra. Kadang apa2 yg orang lain tulis di blog bs jadi inspirasi saya di [...]
March 11th, 2008 at 7:18 am
hehehe… Andra di panggil Mas
Ada juga yang belum ngerti sebenarnya dia ngeblog buat apa Ndra, iseng + pengen.curhat + ajang.narsis + coba.cari.tambahan.jajan + pengen.eksis + cari.temen + biar.dianggap.ga.ketinggalan.jaman etc..
April 2nd, 2008 at 3:37 am
Wah, artikelnya buagus sekali Mbak Andra. Saya juga sedang semangat ngeblog sekarang. Hehehe..
December 2nd, 2008 at 3:31 am
Hi semua. gw punya pengumuman buat loe yg pada hunting price lewat lomba, kunjungi aja blog-ku. ada buanyak berbagai pengumuman lomba beserta price-nya. Win them!
February 4th, 2009 at 10:20 am
“Kita tidak dapat untuk tidak berkomunikasi” Semua hal yang ada pada diri kita baik yang sifatnya “permanen” ataupun “tempelan” (hehehe….) berpotensial untuk menjadi instrumen komunikasi… Salam kenal mas! eh..baca blog saya yah…
February 13th, 2009 at 2:05 pm
langsung konkret sesuai judul om,
hehe..
direktori blog yang mengelompokkan artikel sesuai tema tulisan