Subjek dan Objek dalam Posting Blog
Posted on: Monday, Apr 21, 2008
Seringkali saat menuliskan postingan blog, kita tidak terlalu memikirkan siapa atau apa yang akan menjadi subjek maupun objek dalam postingan kita tsb. Yang penting ditulis lalu diposting. Yang penting mengalir saja. Dan mungkin juga, yang penting mengejar target satu hari satu posting. Boleh dan sah-sah saja kok. Blog memang media bebas, bebas menulis apa saja (tentunya kalau ada yang berbenturan dengan kebebasan orang lain, itu tanggung jawab si pemilik blog).
Tapi pernahkah terlintas di benak anda, bahwa dalam setiap narasi apapun, selalu ada subjek dan/atau objek berupa manusia ataupun benda? Tanpa kita sadari, kita hampir selalu menceritakan sesuatu itu dengan keberadaan subjek dan objek tsb. Dan sering pula, kita tidak sadar siapa/apa yang menjadi subjek dan/atau objek dalam posting yang ditulis.
Apa sih pentingnya memperhatikan subjek dan objek?
Kata-ganti-orang yang tersirat/tersurat pada postingan kemungkinannya adalah:
Aku/saya, kami, kita, dia, nama benda/lembaga/organisasi, mereka, dan kata ganti lainnya sejenis ataupun bersifat slang word semacam “gue, elo, die, kite”.
Narsis atau Berhati-hati?
Jika cerita dalam posting itu hanya menyangkut diri si pemilik blog secara pribadi, maka ada dua kemungkinan: (1) pemilik blog adalah seorang narsis yang terus-menerus menceritakan tentang diri pribadinya; (2) pemilik blog adalah tipe orang yang berhati-hati dengan hanya menceritakan pengalaman pribadinya tanpa ‘menyerang’ pihak lain.
Tukang Gosip atau Penyerang?
Jika cerita dalam posting lebih sering menceritakan orang/pihak lain, dalam konteks cerita keburukannya, wah ini berpotensi “nyari musuh”
Misalnya dengan menggunakan kata ganti “anda, dia, kamu, nama benda/organisasi/lembaga”. Si penulis posting pun harus siap seandainya tulisannya akan menjadi konflik dengan pihak yang diceritakan tsb., atau pihak-pihak yang membela ataupun bersimpati dengan pihak yang dijadikan ‘objek penderita’.
Lain halnya jika yang diceritakan adalah cerita kebaikan / keunggulannya, maka kemungkinan terjadinya konflik akan lebih terminimalisasi. Namun tidak menutup kemungkinan, bisa terjadi konflik dengan pihak-pihak yang tidak suka terhadap kebaikan yang diceritakan. *Gampang-gampang susah ya* ![]()
Mengajak pembaca ikut terlibat
Biasanya ditandai dengan penggunaan kata ganti “kita”. *Kita?? Elo aja kali, gue enggak* ![]()
Dengan mengajak pembaca ikut terlibat atau ikut merasakan apa yang ditulis dalam posting, diharapkan pembaca akan merasa lebih nyaman dan cerita pun mengalir lebih lancar. Namun ketika menggunakan kata ganti “kita”, maka posting yang ditulis sebisa mungkin harus bersifat umum, si penulis harus bisa menggeneralisasi tema yang ditulis agar bisa di-amini oleh sebagian besar pembaca.
Membawa bala Kurawa atau Bersikap Merendah?
Kata ganti “kami” digunakan apabila cerita melibatkan subjek si penulis dengan (beberapa) orang lain. Lazim juga digunakan untuk bersikap merendah, agar tidak kelihatan menunjukkan ke-aku-an. Tentang bala Kurawa itu hanya tambahan saya sendiri kok
Gara-gara teringat pada salah satu dosen saya di kala S1 dulu. Pak dosen ini lulusan doktor dari Rusia. Setiap kali beliau mengajar, kami selalu nyengir dan sekaligus ciut. Beliau selalu menggunakan kata ganti “kami” ketika mengajar. Jadinya kami takut dong, kan beliau bawa-bawa bala Kurawa, sedangkan kami para mahasiswanya kan sifatnya individual, mengerjakan tugas maupun ujian kan dilakukan sendirian. Sedangkan dia dilindungi oleh “bala Kurawa”-nya. ![]()
Catatan: Postingan ini saya buat berdasarkan ingatan saja, tanpa melihat dasar teori kata ganti dalam bahasa Indonesia. Komentar saya tentang beberapa kata ganti juga berdasarkan perasaan saya saja. Jika ada beberapa hal yang kurang tepat dalam postingan ini, wajar saja dan harap dimaklumi. ![]()
alva
April 25th, 2008 at 6:38 am
Permalink this comment
1
hmmm, menarik nih tulisan… saya malah jarang perhatikan masalah2 seperti ini. biasanya ngalir ajah…
aNdRa™
April 25th, 2008 at 2:16 pm
Permalink this comment
2
@alva: Hehehe… saya lagi merhatiin beginian dari postingan blogger.
For_ex_stra_tegy
December 22nd, 2009 at 6:00 am
Permalink this comment
3
I am definitely bookmarking this page and sharing it with my friends.